Postingan

Gue yang Terlalu Acuh

Hari itu gue diingatkan kembali bahwa tidak semua perempuan hidup dalam keberuntungan seperti gue. Sebagai karyawan yang kerjaan utamanya berfokus pada media branding, beberapa minggu lalu gue dan lima teman tim media lainnya berkumpul membahas tema apa yang akan kami gaungkan untuk memperingati Hari Perempuan Sedunia, 8 Maret 2020.  Dari bahasan kami siang itu, banyak hal yang kemudian menyadarkan gue bahwa tidak semua perempuan yang di dalam rumahnya diperkenalkan kepada kesetaraan. Tidak semua perempuan memiliki orang-orang dekat disekitarnya yang memberi pengertian bahwa gender mereka bukan penghalang untuk mereka melakukan apapun yang ia inginkan. Tidak semua perempuan mendapatkan pengetahuan tentang kesehatan reproduksinya. Tidak semua perempuan mendapatkan haknya untuk mengakses pendidikan. Tidak semua perempuan memiliki guru di sekolah yang menghargai anak didiknya tanpa membandingkan antara pria dan wanita. Tidak semua pekerja perempuan dibayar sesuai dengan p...

Ketemu Lee Seung Gi Oppa di Yogyakarta

Beberapa waktu lalu para pecinta Kpop/Kdrama Indonesia khususnya Yogya digemparkan dengan kedatangan aktor ternama Korea, Lee Seunggi ke tanah Jawa. Awalnya info kedatangan Seunggi ke Yogya nyebar lewat media sosial. Jadi kayak ada yang posting gitu kalau Lee Seunggi lagi makan gudeg di Yogya. Nah, ane yang dari dulu ngaku adiknya Lee Seunggi langsung heboh donk..keke..secara ane tinggal di Yogya woyy..belum lagi ditambah timeline Twitter dan Instagram yang semuanya ramai dengan judul “Lee Seunggi Makan Gudeg di Yogya” Ohh God, masa Lee Seunggi sudah sampai Yogya dan aku masih belum bisa ketemu T_T. Hari pertama tahu Lee Seunggi di Yogya aku masih nahan-nahan biar gak maksa berangkat ke tempat doi dan izin gak nulis (secara ane kan freelancer). Tetapi, waktu hari kedua, God temen ane (sebut aja Aniz) tiba-tiba WA dan ngasih tahu kalau Lee Seunggi akan syuting di Prambanan, dan itu deket banget dari rumah T-T. Setelah memantapkan niat (apasih), ane sama Aniz akhirnya ...

Mentari dari Langit Tulip

Mentari telah lama menghilang memberi waktu pada sang malam, bulan dan bintang tak nampak, yang terasa hanya ada angin berhembus. Ketika aku memutuskan menulis ini, maka secara pasti alam bawah sadarku bergerak, membuka kembali album ingatanku 11 tahun yang lalu. Seperti saat membuka album usang, maka foto di dalamnya akan terlihat sedikit memudar , namun cukup untuk menggambarkan sebuah suasana. Senin, 29 September 2006, itu adalah hari pertama aku menginjakkan kaki di tanah Pondok Modern, Jawa Timur. Di hari itu pula pertama kalinya aku bertemu teman kecil dari salah satu sudut pulau Sumatra. Aku datang bersama kedua orangtua dan ketiga adikku. Kalian tahu aku adalah anak pertama yang seharusnya bersikap dewasa, tapi hari itu aku menangis seperti bayi. Ditengah tangisanku, aku melihatnya turun dari bis umum yang bertulisan “Padang–Jawa Timur”.   Menggeret sendiri kopernya yang besar dan menenteng kardus yang kurasa cukup berat. Aku yakin dia lebih kecil dariku, wajah...

Rekomendasi Variety Show Korea yang Kerap Mengundang Idol Kpop

Setiap kali melakukan comeback atau debut, selain tampil di program music, para idol K-Pop biasanya juga akan tampil di acara-acara variety show yang ada di Korea Selatan untuk mempromosikan lagu terbaru miliknya.  Variety show Korea Selatan apa saja yang biasa didatangi para Idol K-Pop?  Berikut daftar rekomendasi dari penulis. Ask Us Anything/Knowing Brothers Ask Us Anything atau yang biasa pula dikenal Knowing Brothers merupakan variety show   berdurasi   120 menit yang ditayangkan setiap hari Sabtu di JTBC.   Awal mengudara pada 5 Desember 2015 dan masih terus berlangsung. Variety show   ini berhasil memikat hati pemirsa karena gaya   program yang santai dengan menggunakan bahasa informal tanpa mengenal umur, tidak seperti tradisi gaya bahasa masyarakat Korea pada umumnya. Acara ini seringkali juga mengundang para selebriti dan idol K-Pop, beberapa selebriti yang pernah datang seperti pemain drama “Sky Cast...

Hujan di sana (GpIII)

Hujan tak selalu tentang sendu Hujan selalu tentang mablulu Hujan deras, angin dan petir Ada suara yang terdengar Getir Hujan, bajuku ada di jemuran Ada suara terdengar rojahan Hujan, telat tak akan kena teriakan Hujan, kita jama'ah di maskan Ini hari hujan Menagis kata orang sedih Tidur kata orang mengantuk Penuh kenangan, Kataku. Hujan basah, Pakai payungpun akan basah Hati itu berbeda Hujan akan tetap sama, basah. Yogya, 24/02/19

Grandma

Nenek. Sedari kecil gue tinggal sama nenek dan kakek. Kata orang-orang di kampung, gue tuh anak bungsunya kakek nenek :)  Gue cucu yang selalu ngekor kemanapun kakek nenek pergi, ampe gue dapet nama panggilan "Ikut" (Ika yang suka ngikut) hahaha... Cerita kecil gue sederhana, seperti kebanyakan anak yang lahir di kampung, sehari-hari gue biasa main di sawah, nyebur ke sungai, dan manjat pohon rambutan orang. Tapi kata gue, masa paling bahagia dalam hidup gue yaa masa kecil gue. (sebelum gue mulai mengerti tentang idup :") Nenek punya warung klontongan di depan rumah. Sewaktu kecil gue sering ikut nenek jualan atau ikut belanja ke pasar grosir untuk keperluan warung. Suatu hari, gue ikut nenek belanja dan hari itu mungkin matahari sinarnya kelewat panas sampai ke bumi, dan gak sengaja gue ngeliat ada grobak yang ngejual es.  Gue "Nek, ika nak es" Nenek "dilek au, kalau la selesai belanje" (nanti ya setelah belanja) Gue "au n...

Cerita Magang Gue

Beberapa bulan yang lalu gue pernah intern/magang di tirto.id, salah satu media online Indonesia. tirto.id punya dua kantor satu di Jakarta dan satu lagi di Yogyakarta. Nah, gue ceritanya magang di kantor yang di Yogya. Magang di media online. Namanya di media pasti gak lepas dari menulis, mencari berita, menterjemah, mencari data dan mentraskrip, dan yes, gue belajar itu semua di tirto.id. Gue magang di sana selama dua bulan, dari tanggal 03/9/18 sampai 02/11/2018. Kenapa gue bisa magang di tirto.id cabang Yogya? dan kenapa tirto.id yang gue pilih? Ceritanya berawal dari izin dosen pembimbing skripsi, persyaratan diperbolehkan magang di jurusan gue tuh (Ilmu Komunikasi UII), harus udah selesai ama yang namanya skripsi, dan saat mulai magang ini, skripsi gue memang udah kelar, tapi gue belum ujian akhir.  Setelah bujuk-bujuk rayu sama dospem, dengan alasan bisa segera ngejar wisuda, akhirnya gue diizinin buat magang, dengan persyaratan harus di Yogya. Jadilah gue me...